Sebelumnya saya udah posting cerita kkn – sebelum kkn kan nah sekarang saya mau mencoba posting pada saat saya bersama teman-teman ( aris, ariska, winda, hendri dan saudaranya aris) survey lokasi untuk kami tempati 40 hari kedepannya.

Sebelum survey, kami janjian berkumpul di depan BNI di kampus tercinta kami yaitu UPI Bandung. Pada saat saya nyampe tempat janjian saya melihat teman-teman saya belum pada sampai, dengan bergegas saya ke Gedung Ilmu Komputer (GIK) untuk menunggu disana, dan ternyata keputusan saya benar untuk menunggu disana, selain menumpang buang air kecil saya pun bertemu teman di GIK jadi saya berbincang-bincang dulu sambil menunggu kedatangan teman-teman.

Ketika teman-teman saya sudah nyampe maka kami bergegas untuk pergi ke Cisaat, Ciater Subang, pada waktu itu kami pergi jam 9 ga tau jam 10 gitu, saya lupa soalnya sudah lama hhe.. nah kami pun pergi dan ketika sudah nyampe disana, kami pusing mau ngapain soalnya kan kami ke sana hanya untuk survey dan silaturahmi saja dengan warga, nah menurut teman saya (aris) di bilang :”kita survey lokasi aja dulu sekarang mah, kita jajahin tuh Desa Cisaat dari RW 01 sampai RW 06″ dengan begitu kami pun berkeliling di Desa Cisaat.

Tapi sebelum berkeliling kami pun bersilaturahmi dengan ketua RW 01 yaitu Pak Ujang, nah disana kita bertanya-tanya tentang Desa Cisaat, setelah dipikir-pikir saya berinisiatif dan bilang ke aris untuk menanyakan rumah kepada Pak Ujang, nah dari sana lah kita tidak hanya survey lokasi tetapi sekalian mencari tempat tinggal kita untuk 40 hari kedepannya. Kebetulan di rumah Pak Ujang ada foto KKN sebelumnya dari UPI dan kami bertanya-tanya dari soal kegiatan sampai tempat tinggal sebelumnya, setelah itu Pak Ujang mengajak kami ke tempat tinggal kakak tingkat saya semenjak KKN disana. tadinya mau aku tambahin foto di postingan ini tapi ternyata di laptopku ga ada fotonya, ntar menyusul deh ya kwand,, nah pas kami lihat ternyata lumayan juga tapi karna kami ga bisa liat kedalamnya maka saya memutuskan untuk mencari rumah lain di RW lainnya agar tidak merasa salah pilih tempat tinggal dan Alhamdulilahnya teman-teman setuju.

Kita berkeliling ke semua RW untuk mencari tempat tinggal, pertama banget kita ke RW 2 kalau ga salah, di sana kita silaturahmi dengan Pak RW, setelah itu kita ke RW 06 dan minta tempat tinggal setelah kita ketemu Bu RW (soalnya Pak RW ga ada di tempat) kita diberikan rumah tapi rumah itu tidak cocok dengan kami sehingga kami mencari rumah yang enak dan cocok untuk 40hari kedepannya.

Semua RW kami jelajahi hanya RW 03 dan 04 yang tidak sempat dijelajahi, setelah menjelajahi dan banyak banget ditawarin rumah, kami pun cocok dengan tempat tinggal di RW 05, di sana itu udah mah perabotannya lengkap, kasur springbed, dapur lengkap, lantai keramik, pemandangan depan kebun teh, wah asik banget lah pokoknya mah, udah keren super keren. nah di sana kita melakukan kesepakatan dana, nah ibu yang punya rumah tuh ga bisa memutuskan dana berapanya jadi menunggu bapak pulang, pada saat itu bapak yang punya rumah sedang pergi ke sawah. kami pun memutuskan untuk udah ashar ke sana lagi untuk menanyakan biaya tinggal dsb.

Sambil menunggu ashar, kami pun jajan di warung makan gorengan hhe.. nah ashar pun tiba pas kami kembali ke sana lagi kabar buruk pun bagi kami datang, jadi bapaknya itu sebenarnya tidak menolak hanya saja pas banget sama bulan ramadham sehingga keluarga bapak pada berkumpul di rumah tersebut karna bapak adalah anak pertama begitu katanya.

impian untuk tinggal dirumah itu pun pupus, dan keadaan sudah sore hampir magrib, maka kami memutuskan untuk pulang dan meminta bantuan pak Ujang untuk mencarikan rumah bagi kami dan ntar hendri beserta aris ke sana lagi untuk fixaxi tempat.

nah dengan keadaan lapar kami pun memutuskan makan terlebih dahulu di perjalanan pulang kami, singkat kata singkat cerita kami pun memilih tempat tinggal di RW 01 yaitu di tempat waktu kaka tingkat saya tinggal waktu KKN kemarin🙂

oke kwand, sudah dulu yah, ntar aku lanjutkan ceritanya wokeh😀