Pada dasarnya di linux memiliki beberapa macam cara menginstall software dan biasanya setiap distro juga memiliki cara yang berbeda dalam menginstall sebuah program. Cara menginstall program di linux dibagi menjadi beberapa bagian;

1. Mengcompile dan install program dari source

Biasanya aplikasi yang diinstall dari source akan berekstensi “.tar.gz”, “.tar.bz2″, “. zip”, dan biasanya sebelum menginstall program tersebut ada beberapa orang yang lebih suka menaruh file-file tersebut sebelum diinstall di /usr/local/src/ tetapi ini bukan suatu keharusan bisa ditaruh dimana saja.


Langsung saja ke tahap selanjutnya mulai menginstall, pertama-tama buka terminal atau command prompt anda lalu langsung menuju ke dimana anda menaruh file tersebut, lalu lakukan hal ini, sesuaikan dengan ekstensi file anda.

[ file dengan ekstensi .tar.gz ——> tar -xzvf ]

[ file dengan ekstensi .tar.bz2 ——> tar -jxvf ]

[ file dengan ekstensi .zip ——> unzip ]

setelah melakukan hal tersebut maka file anda akan terekstaks secara otomatis akan membuat sebuah folder, lalu buka file tersebut dengan

 

[ cd ]

langkah selanjutnya adalah tinggal tinggal melakukan pre-installation dengan menuliskan

[ ./configure ]

[make]

[make install]

sampai disini sudah selesai, namun ada baiknya sebelum melakukan instalasi program anda membaca manual dalam menginstall program tersebut biasanya ada di INSTALL atau README.

2. Menginstall program berekstensi RPM dari Redhat Packet Manager

Untuk menginstall program dengan ekstensi ini sangat mudah biasanya aplikasi ini di pakai pada distro redhat dan turunannya, berikut caranya;

[ menginstall program —‘ rpm -i ]

[ menguninstall program —‘ rpm -e ]

3. Menginstall program menggunakan apt-get bawaan debian

Pada distro debian danturunannya dikenal apt-get untuk menginstall program, namun ada yang lebih penting selain aplikasi tersebut yaitu kita arus menset source-list yaitu alamat yang digunakan untuk aplikasi tersebut menginstall program in iberguna apabila kita menggunakan aplikasi apt-get ini secara online. Biasanya alamat tersebut ditambahkan di /etc/apt/source.list dengan cara buka dengan aplikasi editor anda lalu tambahkan alamat-alamat yang berisi source-list program.

Setelah melakukan perubahan source.list ada baiknya kita melakukan

[ apt-get update ] untuk mengupdate source.list yang kita miliki.
Langkah selanjutnya adalah mengintall program menggunakan apt-get

<strong>[ install —‘ apt-get install ]

[ uninstall –‘ apt-get remove ]

4. Menginstall program di mandriva

Untuk menginstall program di mandriva dapat dilakukan dengan cara

[ install –‘ urpmi ]

[ uninstall –‘ urpme

5. Menginstall program di fedora menggunakan yum

Pada dasarnya cara menginstall menggunakan yum hamper sama dengan menggunakn pt-get di debian berikut caranya

 

[ yum update ]

[ yum install ]

[ yum remove ]

6. Menginstall paket di slackware

menginstall paket di slackware lebih gampang lagi tinggal masuk ke root kemudian;

 

[ install -‘installpkg ]

[ uninstall –‘ removepkg ]

atau bisa juga menggunakan

 

[ pkg tool ]

selain itu kita juga bisa mengubah file berekstensi rpm ke format tgz dengan cara yang sangat mudah
[rpm2tgz ]

7. Menginstall file binary (.BIN/ .SH)

untuk menginstall program binary ada beberapa langkah yang pertama pastikan file tersebut dapat dieksekusi berikut caranya;

 

[ chmod +x nama program.bin],

kemudian

[ ./nama program.bin]

[sh nama program.sh]

oke inilah postingan reasker tentang macam-macam cara instalansi aplikasi pada GNU/Linux, ini di dapat dari perkuliahan praktikum sistem operasi😀

nantikan postingan reasker selanjutnya yaa😀